Home | Suasana Hotel Bali Saat Pandemi Covid – 19

Suasana Hotel Bali Saat Pandemi Covid – 19

Suasana Hotel Bali saat Pandemi Covid – 19

pasarextra.com – Pandemi Covid – 19 tidak juga melumpuhkan sektor ekonomi dan pendidikan di Indonesia, tetapi juga sektor pariwisata dan travel. Pariwisata Indonesia yang paling terpukul saat pandemi covid – 19 ini. Khususnya Pulau Bali. Suasana hotel bali saat pandemi covid – 19 tahun ini berbeda jauh dengan bulan yang sama tahun 2019.

Hotel – hotel di bali paling terdampak saat terjadi covid – 19. Para wisatawan asing ataupun domestik berhenti melancong akbat corona. Dan berhentinya maskapai penerbangan untuk beroperasi membuat sektor wisata di bali makin terpuruk.

BACA JUGA :  Berdiri Sejak 1975 Pasar Rantepao Akhirnya Dibongkar

Banyak manajer – manajer dan pemilik hotel lebih menutup penginapannya. Dari hotel yang mewah bintang lima hingga hotel kelas losmen pun telah ditutup. Walaupun ada beberapa hotel yang masih beroperasi tetapi hanya bisa dihitung jari.

Dilansir dari balipost.com Salah satu kawasan terdampak covid – 19 adalah hotel di Badung – Bali. Ada 88 hotel yang tutup sementara di Badung. Diantaranya adalah hotel Agata Resort Nusa Dua, Aryaduta, Agranusa Villa, Kanvas Hotel, Dancing Vilas dll.

BACA JUGA :  Batu - Batu Melayang Di Dunia Ada yang Nyata Dan Hanya Ilusi Belaka

Dan hotel yang masih buka dan beroperasi adalah Neo Denpasar, Singaraja Hotel, Hotel OYO dll. Walaupun mereka tetap buka tetapi pendapatannya turun sekitar 80%.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa “Normalnya kalau melihat tahun 2019, bulan Februari-Maret ini, kunjungan wisatawan itu mencapai 11 ribu per hari. Kalau sekarang yang datang cuma 500, itupun WNI. Kalau wisatawan mancanegara sudah tidak ada lagi”.

Ini membuat beberapa hotel menurunkan tarif kamar hotelnya hingga 50% bahkan ada bonus – bonus lain selain itu. Hotel – hotel tetap berusaha untuk beroperasi agar mereka bisa menutupi biaya operasional yang semakin membengkak.

BACA JUGA :  Investasi Pasar Modal Di Saat Masa Pandemi Hingga New Normal

Bahkan merumahkan sementara karyawannya tanpa di gaji. Perhimpunan pengusaha Hotel juga memohon kepada pemerintah untuk keringanan pajak dan tarif listrik yang tidak ada subsidi bagi hotel.

Keindahan Bali pun saat ini hanya sebuah hamparan yang sepi dan seakan tidak berpenghuni. Sebuah keindahan alam yang tidak bisa dinikmati oleh orang banyak. Semua sangat terdampak akibat covid – 19. Semoga ini segera berakhir. TERIMA KASIH. PASAREXTRA