Sistem Contra Flow Dan Tata Cara Pengguna Jalan Tol Menerapkannya

Sistem Contra Flow Dan Tata Cara Pengguna Jalan Tol Menerapkannya

Yuk, di share :
0
(0)

Sistem Contra Flow Dan Tata Cara Pengguna Jalan Tol Menerapkannya. Dalam musim mudik lebaran 2024, instansi terkait melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Salah satunya adalah pemberlakuan contra flow. Kendati dapat mengurai kepadatan kemacetan lalu lintas, para pengguna jalur Contra flow dihimbau untuk lebih ekstra hati-hati. Pasalnya sistem ini membuat lajur baru yang melawan arah, bahkan pada awal musim mudik tahun ini ada kecelakaan maut yang terjadi di jalur Contra flow di tol Jakarta Cikampek km 58. Yang menyebabkan 12 orang meninggal dunia di tempat.

Untuk menghindari peristiwa terjadinya kecelakaan di contra flow pihak Jasa Marga tol road operator atau JMTO mengeluarkan sejumlah himbauan, salah satunya adalah himbauan untuk tidak masuk ke jalur contra flow. Dalam keadaan lelah ataupun mengantuk.

Selain itu untuk pengendara yang sudah masuk ke dalam jalur contra flow untuk mematuhi batas kecepatan. Dan tidak mendahului kendaraan yang di depan. Jika sudah masuk contra flow agar tetap pada lajurnya. Tidak berkendara terlalu ke kiri maupun terlalu kanan. Sedangkan jika sedang mengantuk atau kelelahan agar tidak masuk ke jalur contrafow. Dan segera ke area untuk beristirahat. Ujar Yoga Trianggoro Direktur Utama PT. Jasa Marga.

Lalu Bagaimana jika pengguna jalan mengalami kondisi darurat, khususnya di jalur contra flow ?. Jasa Marga menyampaikan hal wajib yang perlu dilakukan adalah :

  1. Pertama menepi di bahu dalam lajur paling kiri. Di lajur contra flow.
  2. Kedua menyalakan lampu hazard.
  3. Ketiga hubungi one call center Jasa Marga 14080 untuk mendapatkan bantuan dari petugas.
BACA JUGA  Hal Yang Sering Dilakukan Pemuda Menjelang Tahun Baru

Selain contra flow pihak JMTO juga melakukan rekayasa berupa sistem one way. Di mana seluruh sisi jalan tol hanya menuju satu arah. Dalam sistem one way, pihaknya mengingatkan pengguna jalan agar tidak berhenti di bahu Jalan kecuali dalam kondisi darurat. Rest area di rute jalan tol yang diberlakukan one way tetap beroperasi normal. Termasuk rest area yang berada di arah sebaliknya, ataupun jalur kanan. Dalam hal terjadi perubahan arus lalu lintas secara tiba-tiba atau situasional pihak kepolisian dapat melaksanakan manajemen operasional berupa diskresi petugas Kepolisian.

    0 / 5. 0