Home | Siskaeee Pelaku Pengumbar Aurat Di Bandara JIA Ditangkap Fakta Baru Ditemukan

Siskaeee Pelaku Pengumbar Aurat Di Bandara JIA Ditangkap Fakta Baru Ditemukan

Siskaeee Pelaku Pengumbar Aurat Di Bandara JIA Ditangkap Fakta Baru Ditemukan

Sempat viral, Siskaeee Pelaku Pengumbar Aurat Di Bandara JIA Ditangkap. Dengan mengunggah video yang memperlihatkan payudara dan organ vitalnya, di Bandara JIA pada Selasa 30 November 2021 akhirnya ditangkap. Polda DIY berhasil mengamankan terduga pemeran video porno berdurasi 1 menit 23 detik yang ada di Bandara Kulon Progo. Proses penangkapan dilakukan di wilayah Bandung di stasiun kereta. Di saat yang bersangkutan turun dari kereta Pada hari Sabtu 4 Desember 2021.

Penangkapan dilakukan dengan dibantu oleh personel dari Polwan Polrestabes Bandung. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polda DIY. Video Penangkapan nya pun telah di unggah oleh akun twitter Polda DIY.

Saat diperiksa. Polisi telah mengamankan bukti – bukti diantaranya kamera, laptop, handphone, tripod, baju blazer, rok hitam dan kacamata. Yang dikenakan pelaku saat melancarkan aksinya.

BACA JUGA :  6 Tersangka Pembongkar Makam Pasien Covid - 19 Di Kota Parepare Ditangkap

Dari keterangan terungkap fakta baru. Semantara itu motif tersangka adalah memenuhi kepuasan seksual dan juga untuk mendapatkan penghasilan. Selama ini. Ada tiga daerah yang sering tersangka gunakan untuk pengambilan rekaman video atau foto. Yaitu di Jogjakarta, Jakarta dan di Bali.

Ada tujuh situs yang digunakan pelaku siskaeee untuk memposting kontennya. Di antaranya ada yang sudah dibanned dan ada yang masih bisa diakses. Rata rata penghasilan tersangka yang didapatkan dari konten yang telah diunggah sebesar 15 juta sampai 20 juta.

BACA JUGA :  Hari Terakhir Penutupan McD Sharinah Thamrin Ramai Pengunjung

“Ada sekitar 2.000-an file video dan 3.700-an file foto yang tersimpan di handphone tersangka. Dengan ukuran kurang lebih 150 GB. Dan terdapat sekitar 600 GB data file foto maupun video yang tersimpan di hardisk tersangka,” beber Dirreskrimsus Polda DIY.

Direskrimsus memberikan keterangan “Atas perbuatannya pelaku dijerat oleh Undang-Undang ITE dan Pornografi. “Pelaku dijerat pasal 29 Jo. Pasal 4 ayat (1) dan/atau pasal 30 Jo. pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi serta Pasal 45 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (1). Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” pungkasnya. pasarextra.com

BACA JUGA :  Semboyan Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh DiKacaukan oleh Covid - 19

Berita Video