|

Seorang Pengusaha Surabaya Telah Menipu PT. Antam

Yuk, di share :
0
(0)

Seorang Pengusaha Surabaya Telah Menipu PT. Antam. Kejaksaan Agung menetapkan seorang pengusaha asal Surabaya Budi Said, sebagai tersangka dalam kasus jual beli emas logam mulia PT Aneka Tambang atau Antam, pada Kamis 18 Januari 2024.

Dalam aksinya Budi bekerja sama dengan pegawai Antam Butik 1 Surabaya Eqsi Anggraini, untuk membeli emas logam mulia dengan harga yang jauh lebih murah. Akan tetapi emas batang yang dia terima hanyalah sebesar 5,935 kg jauh di bawah total yang disepakati.

Karena merasa tertipu Budi akhirnya menempuh jalur hukum dengan menggugat PT Antam ke Pengadilan Negeri Surabaya pada Januari 2020. Namun Antam merasa tidak terima karena mereka mengaku tidak pernah memberikan diskon harga, dan juga telah menyerahkan semua emas sesuai kuantitas yang dibayar Budi sesuai harga resminya.

Seiring perjalanannya waktu, kejagung pun menaruh kecurigaan dalam kasus hukum antara Budi dan juga Antam. Kejagung curiga adanya rekayasa dalam pembelian emas yang dilakukan oleh Budi. Direktur penyidikan Jampitsus kejagung Kuntadikun menyebut, bahwa Budi melakukan pemufakatan jahat , jual beli emas bersama dengan empat pegawai Antam mereka adalah EA, AP, EK dan juga MD.

Lebih lanjut kuntadi mengatakan bahwa pada Maret hingga November 2018, Budi membeli dengan harga jual di bawah harga yang sudah ditentukan oleh Antam. Saat itu Budi membeli emas dengan harga miring. Seolah-olah sedang ada diskon dari Antam. Padahal pada saat itu Antam tidak menerapkan diskon. Guna menutup – nutupi transaksi tersebut, para pelaku menggunakan pola transaksi di luar mekanisme yang telah ditetapkan oleh PT Antam.

BACA JUGA  Pasar Keputran Surabaya Tempat Belanja Sayuran Terlengkap

Para pegawai Antam pun membuat surat palsu untuk menutupi jumlah selisih tersebut. Al hasil, atas perbuatan tersebut Budi kini telah ditahan selama 20 hari ke depan. Ia ditahan di rutan tahanan Salemba cabang Kejagung.

0 / 5. 0

Similar Posts