|

Rusia, Iran Dan Cina Latihan Gabungan Untuk Menandingi AS Dan Inggris

Yuk, di share :
0
(0)

Rusia, Iran Dan Cina Latihan Gabungan Untuk Menandingi AS Dan Inggris. Tensi Timur Tengah meningkat lantaran konflik bukan hanya soal Israel dengan Hamas, Houthi berulang kali membuat serangan di Laut Merah memantik amarah Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa. Ketegangan tersebut membuat Cina Rusia dan Iran berjaga-jaga.

Salah satunya dengan mengadakan latihan militer bersama. Latihan militer bersama itu akan melibatkan angkatan laut dari tiga negara yaitu Rusia, Iran dan Cina, dan akan dilaksanakan sebelum akhir bulan Maret 2024. Tahun lalu mereka juga menggelar latihan gabungan itu bertajuk security Bond 2023, dengan latihan anti terorisme anti pembajakan serta simulasi misi penyelamatan kapal dagang yang dibajak selama 5 hari.

Sementara tahun ini menurut pejabat tinggi angkatan laut Iran yang dikutip dari South China morning post, Latihan gabungan ini dilaksanakan untuk menjaga keamanan regional di tengah panasnya konflik Timur Tengah.

Latihan gabungan itu diumumkan usai Amerika Serikat dan Inggris menyerang sejumlah fasilitas milik Houthi di Yaman pada minggu 4 Februari 2024. Serangan itu merusak 36 titik fasilitas Houthi yang berada di 13 lokasi berbeda di Yaman.

Latihan gabungan ini pun seolah-olah menjadi respons atas serangan Amerika Serikat dan Inggris terhadap Houthi. Seperti diketahui hubungan Amerika Serikat dengan negara itu tidak bisa dibilang baik-baik saja. Pertama, Amerika Serikat kerap menuduh Iran memberikan dukungan militer dan finansial kepada Houthi. Tak hanya Houthi, Amerika Serikat pun kerap mengatakan Iran berada di balik serangan kelompok-kelompok di Timur Tengah, termasuk serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

BACA JUGA  KKB Kembali Berulah Dua Rumah Warga Hangus Terbakar

Kedua, hubungan Rusia dan Amerika Serikat pun memburuk usai perang Rusia Ukraina pecah. Pasalnya Amerika Serikat kerap memberikan bantuan finansial dan militer kepada Ukraina, tiga hubungan tak mulus Cina dan Amerika Serikat dipengaruhi oleh keterlibatan Washington dalam memasuk senjata bagi Taiwan.

Padahal Cina selalu menyerukan kebijakan satu daratan dan tidak mengakui kedaulatan Taiwan. Kemudian Cina dan Amerika Serikat juga sempat memanas usai peristiwa balon mata-mata. Hubungan antara ketiga negara itu pun tak begitu buruk mengingat para kepala negaranya saling bertemu.

Karena itulah latihan gabungan Cina, Iran dan Rusia tersebut dianggap menjadi tanggapan serta upaya preventif atas serangan Amerika Serikat dan sekutunya. Latihan gabungan tersebut juga mengundang negara lain untuk jadi pengamat mereka adalah Pakistan, Brazil, Oman, India dan Afrika Selatan.

0 / 5. 0

Similar Posts