Home | Rudi Sang Peternak Cacing Dengan Omset 140 Juta Perbulan

Rudi Sang Peternak Cacing Dengan Omset 140 Juta Perbulan

Terbayangkah anda meraup hingga 140 juta perbulan dari bisnis beternak cacing. Hewan penggembur tanah ini banyak dicari untuk berbagai industri kosmetik dan kesehatan. Peluang ini dimanfaatkan oleh Rudi Sang Peternak Cacing dengan omset 140 juta perbulan. Bagaiamana Mas Rudi ini bisa mendapat omset beternak cacing sebesar itu ?, inilah ulasannya.

Bagi sebagian orang cacing tanah mungkin terlihat menggelikan padahal penggembur tanah ini memiliki banyak manfaat yang sudah terbukti ratusan tahun yang lalu. Cacing tanah pun diyakini sebagai sumber protein yang baik untuk kesehatan dan pengobatan. Sehingga banyak dicari para praktisi untuk menjadi pengobatan alami.

Peluang ini Disambut Rudi Dwi Winarno Warga desa Sawotratap Gedangan Sidoarjo Jawa Timur yang memutuskan untuk Ternak cacing tanah. Menggunakan wadah memanjang sebagai media ternak di beberapa susun Rudi bisa memanen hingga 700 kg cacing tanah setiap bulan.

Harganya pun cukup mahal mencapai 200 ribu rupiah per kg. Setidaknya 140 juta rupiah dikantonginya dari hasil berternak cacing. Cacingnya laris diborong pelanggan perseorangan dan industri untuk bahan pembuatan kosmetik, obat – obatan dan kebutuhan hobi.

Menurut Rudi sang peternak cacing mengatakan “Harga jual cacing, saat ini bagus,apalagi pada musim kemarau seperti ini. Untuk jenis yang paling murah harganya 60ribu sedangkan yang paling mahal sampai 200ribu perkilonya”. Ujar Rudi.

Rudi juga tidak kesulitan dalam beternak cacing. Karena selain daya tahan hidup cacing sangat kuat. Cacing hanya butuh tanah yang baik saja untuk dapat berkembang biak. Tanah yang tidak terlalu keras dan padat serta tanah memiliki banyak sari – sari makanan sehingga cacing dapat berkembang biak dengan pesat di tanah tersebut.

Dalam Ekosistem lingkungan cacing tanah penting dan menjadi pertanda awal adanaya sistem kehidupan ideal untuk bercocok tanam. Cacing tanah juga mampu meningkatkan drainase tanah sehingga tanah yang ditempatinya, memiliki daya serap air hingga 10 kali lipat lebih tinggi berkat lorong – lorong yang dibuatnya.

Lumbrikus adalah jenis cacing tanah yang paling banyak digunakan sebagai obat tradisional Tiongkok. Sebagai pengobatan alternatif terhadap banyak keluhan tubuh.

Cacing juga bertugas sebagai agen pengawas polusi tanah. Cacing akan menunjukkan mana tanah yang memiliki pH baik dan pH asam yang tidak cocok untuk ditanami. Dan cacing juga digunakan untuk obat kecantikan pada ramuan Tiongkok dan di seluruh dunia. Pasarextra.