RI Akan Bekerja Sama Dengan CBL Hongkong Mengembangkan Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

Yuk, di share :
0
(0)

Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui PT Aneka Tambang Tbk. Bersama Hong Kong CBL limited atau CBL resmi bekerja sama dalam proyek pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Kerjasama ini untuk memperkuat supply Chain Ekosistem Baterai litium. Menteri koordinator bidang kemaritiman dan investasi Luhud Binsar Panjaitan menyatakan bahwa ini merupakan kerja sama pertama di dunia yang mencakup tahapan dari tambang nikel, hingga gigafactory battery Cell dan pack serta daur ulang. Nilai investasi diperkirakan antara 80 hingga 90 triliun Rupiah. Di harapkan investasi ini dapat menjaring lapangan pekerjaan yang luas. Dan Membuat Indonesia lebih maju dalam bidang Kendaraan Listrik.

Pertanda tanganan divestasi proyek baterai EV tersebut dilakukan pada Kamis 28 Desember lalu. Luhud pun menekankan pentingnya efisiensi dan kecepatan pengerjaan proyek, mengingat persaingan Global yang semakin ketat.

Luhud juga menyatakan bahwa eksekusi proyek harus tetap mematuhi standar lingkungan dan ketenagakerjaan yang tinggi. Lebih lanjut luhud mengatakan pemerintah terbuka terhadap kritik mengenai isu lingkungan dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan. Termasuk meningkatkan mekanisme dan SOP.

0 / 5. 0

BACA JUGA  Pemberlakuan Insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Mulai Dilaksanakan

Similar Posts