Home | Pemudik Tidak Bisa Mengelabuhi Petugas

Pemudik Tidak Bisa Mengelabuhi Petugas

Pemudik Tidak Bisa Mengelabuhi Petugas

pasarextra.com – Dalam rangka pelarangan mudik untuk mencegah merebaknya virus corona maka kegiatan mudik tahun ini ditiadakan. Meski begitu ada saja masyarakat yang nekat untuk mudik. Bagi yang ketahuan petugas pemudik diminta putar balik. Sementara para pengendara dan pemilik moda transportasi akan diperiksa dan diberi peringatan oleh polisi.

Angin tak dapat ditangkap asap tak dapat digenggam rahasia tak selamanya dapat disembunyikan suatu saat akan terbongkar juga itu peribahasa yang pantas disematkan bagi para pemudik yang berupaya lolos dari pengecekan petugas.

Sebagai contoh truk bak yang tertutup terpal diberhentikan polisi di tol Cikarang Jawa Barat. Setelah dibuka ternyata ada 6 orang yang sedang bersembunyi di dalam truk. Mereka ingin mengelabuhi petugas yang berjaga di pos pantau arus mudik ke Brebes Jawa Tengah, namun gagal. Pada akhirnya mereka diminta kembali ke Jakarta.

BACA JUGA :  Hujan Deras Mengakibatkan Tanah Longsor Di Ruas Jalan Sumatera Di Kabupaten Agam

Pengemudinya akan diberikan sanksi tilang. Petugas juga menemukan truk yang di desain membawa barang-barang seperti sepeda motor, tas ransel dan koper yang ditutup terpal. Sementara para pemudik yang mempunyai barang – barang tersebut telah menunggu dititik penyekatan di Km 57 Karawang Jawa Barat.

Pemudik Tidak Bisa Mengelabuhi Petugas

Menurut Kombespol Sambodo Purnomo yogo ciri-ciri khusus yang biasanya dapat mengangkut penumpang adalah truk – truk tertutup dan ada terpalnya. Ini tentu yang kita akan periksa. Tentu tidak semua kita akan random, kita akan periksa berdasarkan ciri ciri khusus tersebut.

Dari pantauan pos Chekpoint Cikarang. Lima belas travel gelap yang telah mengangkut seratusan penumpang telah diamankan di pos Cikarang utama Bekasi Jawa Barat. Mereka berencana mudik ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan membayar tarif Rp300.000 hingga Rp500.000 per penumpang.

BACA JUGA :  Prediksi Perkembangan Teknologi Abad Dua Puluh Dua

Penumpangnya diminta kembali ke Jakarta. Sementara sopir travel akan diberi sanksi tilang. Polisi juga akan memanggil Para pemilik travel.

Penyelundupan pemudik juga terjadi di dalam bus antar kota antar provinsi. Lagi – lagi petugas menangkap basah 6 pemudik di pos pengamanan Kedung Waringin Kota Bekasi Jawa Barat. Modus untuk mengelabuhi petugas ini bermacam -macam. Mulai dari merebahkan kursi, mematikan lampu hingga bersembunyi di dalam toilet seakan-akan bus dalam keadaan kosong. Di dalam bus ini para penumpang dikenakan tarif Rp250.000 hingga Rp300.000 untuk bisa pulang ke Semarang Jawa Tengah.

BACA JUGA :  Kasus Youtuber Ferdian Paleka Prank Waria

Macam-macam modus yang dilakukan oleh para masyarakat yang mencoba untuk mudik akan diantisipasi oleh petugas. Dan kepada warga masyarakat yang masih nekat dan yang masih mencoba-coba untuk menawarkan jasa untuk bisa mengantarkan orang mudik akan diamankan oleh petugas kepolisian.

Pengamanan di jalan alternatif atau yang dikenal dengan istilah jalur tikus juga mulai di tingkatkan. Petugas akan berjaga di jalur ini. Jika ada yang ketahuan nekat mudik lewat jalur ini selain diminta putar balik, petugas juga akan menindak tegas sopir hingga para pemudik sesuai Peraturan Menteri Perhubungan tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri tahun 1441 Hijriyah dalam rangka penyebaran Virus Corona serta undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan. Terima Kasih. PASAREXTRA