Home | Pembunuh Selebgram Ari Pratama Ternyata Mahasiswi

Pembunuh Selebgram Ari Pratama Ternyata Mahasiswi

Pembunuhan seorang Selebgram Ari Pratama di Makassar Sulawesi Selatan begitu mnegejutkan. Pelaku pembunuh Selebgram Ari Pratama ternyata seorang mahasiswi Dari Universitas Negeri di Makasar. Pelaku sakit hati karena tidak dinikahi oleh korban setelah 7 bulan berpacaran. Keduanya berkenalan di media sosial. Penganiayaan yang berujung maut ini juga terekam CCTV.

Isak tangis keluarga tak terbendung saat pemakaman Selebgram Ari Pratama di pemakaman umum kampung Leang – Leang Maro Makassar Sulawesi Selatan. Bahkan seorang keluarga pingsan saat jenazah dimasukkan ke liang lahat. Tewasnya Selebgram yang berusia 23 Tahun ini dengan cara tragis.

BACA JUGA :  17 Orang Pecinta Alam Menganiaya Juniornya Hingga Tewas

Ironis, korban tewas ditikam oleh Aisah kekasihnya. Pembunuh selebgram Ari Pratama ini merupakan mahasiswi semester 4 Universitas Negeri di Makasar. Dari rekaman kamera CCTV tampak saat keduanya datang untuk memesan kamar di penginapan jalan Topas Raya Kota Makasar Sulawesi Selatan. Pemesanan kamar dilakukan Hari Jumat 5 Maret 2021 sekitar pukul 3 Dini hari.

Selang 2 jam kemudian setelah mereka sudah berada di dalam kamar terlihat korban berlari keluar kamar dengan luka parah tanpa menggunakan sehelai pakaian pun. Korban keluar kamar meminta tolong ke resepsionist. Sementara pelaku ikut keluar kamar dengan pisau yang terselip di belakang bajunya. Kejadian ini sangat jelas terekam oleh CCTV.

BACA JUGA :  Pasar Kembang Surabaya Kebakaran Api Dari Lantai Dua

Resepsionist yang bernama Romi saat pertama kali ditemui korban mengatakan “saat korban ada di depan saya dan meminta tolong, saya melihat ada darah di bagian dada korban. Dan korban sudah tidak kuat lagi menahan lukanya hingga terjatuh di depan saya. Sepertinya ada luka tusukan di dada korban.”

Pembunuh Selebgram Ari Pratama Ternyata Mahasiswi

Kepada Polisi tersangka mengaku sakit hati karena pelaku yang dikenalnya lewat media sosial ingkar janji untuk menikahinnya.

Menurut Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman mengatakan “kami segera berkordinasi dengan tim. Dan kalau perlu kami akan tes kejiwaan terhadap pelaku. Serta akan melakukan olah TKP untuk proses hukum selanjutnya. Tadi juga hadir keluarga dari pelaku, dan keluarga tersebut mengatakan bahwa pelaku ini memang pernah dahulu seperti kesurupan dan pernah dilakukan rukyah terhadap pelaku ini.”

BACA JUGA :  Hujan Deras Mengakibatkan Tanah Longsor Di Ruas Jalan Sumatera Di Kabupaten Agam

Tak terima dengan penganiayaan yang menewaskan sulung dari dua bersaudara ini, keluarga korban berharap pelaku di Ganjar hukuman setimpal. Lebih lanjut pelaku akan menjalani tes kejiwaan. Karena saat pemeriksaan kerap memberikan keterangan berubah – ubah dan sering berbicara sendiri. Selanjutnya akan diproses hukum sesuai undang – undang dan pasal yang berlaku. Pasarextra.com