Home | Pasar Perumnas Klender Tetap Beroperasi Meski Banyak Yang Positif Corona

Pasar Perumnas Klender Tetap Beroperasi Meski Banyak Yang Positif Corona

Pasar Perumnas Klender Tetap beroperasi meski banyak yang positif corona. Padahal menurut data kesehatan DKI Jakarta ada dua puluh orang yang positif cofid – 19. Dua puluh kasus terungkap setelah tim protokol kesehatan memeriksa dua kali tes cepat covid – 19. Dan tes PCR. Sayangnya temuan positif Corona belum menghentikan operasional pasar. Sebagai antisipasi penyebaran virus Corona pengelola membatasi aktifitas pasar hingga pukul 2 siang.

Akses pintu masuk diperketat melakukan pemeriksaan tes swab dan penyemprotan dengan disinfektan. Para pengunjung juga di minta untuk mematuhi protokol kesehatan cofid – 19.

Hingga memasuki masa pembatasan berskala besar ( PSBB ) transisi sejumpah pasar di DKI Jakarta mulai ramai. Sejumlah aktifitas pembeli di pasar juga kerap melanggar peraturan menjaga jarak fisik hingga tidak memakai masker.

BACA JUGA :  Wacana Mudik Gratis Dibatalkan Rakyat Indonesia Harus Sabar

Pasar seabagai tempat berkumpulnya masyarakat sebagai titik potensi menyebarnya virus corona. Hingga 10 Juni 2020 ketua Ikatan Penanganan Pasar Indonesia atau IKAPI Abdullah manshur menyatakan menyebut jumlah pedagang pasar di seluruh Indonesia yang terpapar cofid – 19 mencapai 409 orang. 27 diantaranya meninggal dunia. IKAPI meminta pemerintah meningkatkan protokol kesehatan di pasar. Perinsipnya IKAPI meminta pemerintah daerah menjaga pedagang. Menjaga pembeli agar selamat dan terhindar cofid – 19, caranya bagaimana?, Mensosialisasikan secara terus menerus mengunakan masker. Menggunakan Hand sanitizer, menyiapkan tempat mencuci tangan di masing masing blok. Dan yang paling penting menyemprot disinfektan pada saat pasar tidak beroperasi. Ujar Abdullah Manshur.

BACA JUGA :  Pasar Pundensari Menjual Berbagai Macam Jajanan Tradisional Terlengkap Di Madiun
Pasar Perumnas Klender Tetap Beroperasi Meski Banyak Yang Positif Corona

Pemprov DKI Jakarta menghimbau saat PSBB transisi, sejumlah protokol pencegahan cofid 19 telah disiapkan . Mulai dari angkutan umum yang boleh mengangkut 50% penumpang hingga peraturan ganjil genap pembukaan operasional toko. Jika selama transisi ini ada temuan kasus positif Corona di pasar maka penutupan pasar akan dilakukan.

Sekarang sudah dijalankan pemeriksaan sebelum masuk dan jalur lalu lalang orang akan di atur satu arah. Yang ke dua bila ditemukan positif maka pasar itu akan ditutup dulu. Peraturannya sesuai dengan kasus jumlah positif tersebut. Lalu kedisiplinan membuka dan menutup pasar sesuai dengan hari ganjil genap. Jadi kios nomer ganjil beroperasi hari ganji dan kios genap beroperasi hari pada tanggal genap.

BACA JUGA :  Akibat Virus Corona pasar Di Surabaya Sepi Pembeli

Jakarta mulai melakukan pelonggaran yang disebut sebagai masa transisi sejak 5 Juni lalu. Saat itu rumah ibadah dan sarana olahraga di area terbuka dibuka kembali. Setelah itu pemerintah akan membuka area perkantoran sektor industri hingga layanan transportasi.

Masa transisi membuat Jakarta kembali ramai perekonomian berdenyut lagi. Imbasnya kemacetan, keramaian dan kerumunan warga makin mudah dijumpai. Dan tentu tetap potensial menyebarkan virus corona. Terima Kasih. Pasarextra