Home | Negara Maju Mulai Kalang Kabut Menghadapi Pandemi Virus Corona

Negara Maju Mulai Kalang Kabut Menghadapi Pandemi Virus Corona

Negara Maju Mulai Kalang Kabut Menghadapi Pandemi Virus Corona

JAKARTA – Saat ini dunia sedang dalam masa berperang. Yaitu berperang untuk melawan pandemi virus corona. virus yang berasal dari hewan ini pertama kali muncul di Kota Wuhan Propinsi Hubei Negara Tiongkok. Dan sudah menyebar hampir 90% ke seluruh negara di dunia. Data terbaru dari situs worldometer update tanggal 3 April 2020 covid – 19 sudah menjangkiti 1.118.202 orang di dunia diantaranya 59.220 meninggal dan 229.157 sembuh.Negara – negara maju mulai kalang kabut menghadapi pandemi virus corona. Bahkan saat ini Amerika mulai jadi episentrum wabah virus corona dengan menjangkiti sekitar 277.522 orang diantaranya 7.403 meninggal dan 12.283 orang sembuh.

BACA JUGA :  Omset Penjualan Tahu Gejrot Naik Setelah Di Tabrak Tank AMX 13

Ini memantik reaksi dari presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk segera melakukan pencegahan. Bahkan presiden Amerika Serikat mengurangi ketegangan dengan Cina dengan menelepon presiden Xi jinping pada hari Jumat untuk meminta pertolongan alat – alat medis dan berdiskusi bagaimana virus ini bisa ditanggulangi.

Negara Maju Mulai Kalang Kabut Menghadapi Pandemi Virus Corona

Karena Cina mulai ada perbaikan dan banyaknya pasien sembuh di sana. Sehingga bisa jadi contoh dalam menanggulangi pandemi virus corona ini. Tidak hanya itu Italia yang menjadi negara maju eropa pertama yang terjangkit tertinggi dan ke 2 di dunia juga mulai kuwalahan menghadapi pandemi ini. Cina pun mulai mengerahkan bantuan untuk Italia karena banyaknya kematian hingga menempatkan kematian tertinggi di dunia dengan 14.681 kematian. Cina mengirimkan tenaga medis dan alat – alat medis serta obat-obatan ke italia.

Disusul dengan Spanyol di urutan ketiga dengan kasus postif 119.119 orang. Lalu Jerman di urutan ke 4 dengan kasus 91.159 orang. Dan ke 5 disusul Perancis dengan kasus 82.165 orang. Cina yang merupaka awal episentrum yang menempati urutan pertama saat awal terjadinya wabah pandemi virus corona. Saat ini menempati urutan 6 dengan kasus 81.639 orang dengan kematian sebanyak 3.326 orang dan kesembuhan mencapai 76.755 orang.

BACA JUGA :  Jembatan Youtefa Dan Jembatan Asmat Penghubung Kemajuan Tanah Papua

Kasus kesembuhan terbanyak, ini menjadikan Cina menjadi panutan untuk menanggulangi virus corona. Banyak negara maju yang kuwalahan menghadapi virus corona ini meminta bantuan ke Cina termasuk negara – negara Eropa.

Negara – negara maju mulai kalang kabut menghadapi pandemi virus corona walaupun mereka punya teknologi canggih dalam urusan medis, karena banyaknya kasus dan cepatnya virus ini menyebar. Begitupun dengan negara berkembang juga bersusah payah melawan virus corona ini, bahkan lebih waspada karena keterbatasan alat medis di negaranya. Seperti daerah Afrika dan sebagian Asia.

BACA JUGA :  Mudik Dini Mulai Terlihat Di kawasan Cirebon Dari Jakarta

Mari berhenti mengeluh dan ikuti aturan pemerintah untuk melakukan sosial distancing dengan tetap di rumah dan menghindari keramaian. Pertama kali dalam sejarah bersatu kita runtuh bercerai kita kuat. TERIMA KASIH. PASAREXTRA