Home | Mahasiswi Asal Dharmasraya Diduga Terpapar Covid – 19

Mahasiswi Asal Dharmasraya Diduga Terpapar Covid – 19

Mahasiswi Asal Dharmasraya Diduga Terpapar Covid - 19

pasarextra.com – Tim kesehatan IGD rumah sakit Sungaidareh di kabupaten Dharmasraya menerima seorang mahasiswi asal Dharmasraya yang baru pulang dari kota bogor jawa barat.

Mahasiswi tersebut mengalami demam tinggi dan datang untuk berobat di puskesmas Sitium. Pihak puskesmas kemudian merujuk di RSUD Sungaidareh. Karena memiliki riwayat perjalanan dari daerah endemik covid -19 pasien itu dirawat di ruangan isolasi Rumah sakit Sungaidareh untuk dilakukan pemeriksaan awal.

BACA JUGA :  Beberapa Negara Lockdown Lapisan Ozon Membaik

Saat memeriksa, pasien petugas IGD RSUD Sungaidareh menggunakan alat pelindung diri yang terbuat dari jas hujan. Selain itu warga yang ada di sekitar rumah Sakit diminta untuk menjauh untuk antisipasi penularan Virus corona. Area dan ruangan isolasi IGD RSUD Sungaidareh dipasang garis kuning. Agar tidak dilewati masyarakat.

Menurut kepala dinas kesehatan dinas kesehatan Dharmasraya Rahmadian, “mahasiwa tersebut adalah warga Damasraya yang tengah melaksanakan pendidikan sarjana di kota Bogor. Ia kembali ke kabupaten Dharmasraya dengan mengamalami demam. Mahasiswi berinisal E umur 20 tahun itu Saat ini berstatus PDP COVID -19. Sesuai dengan protokol penanganan covid – 19 mahasiswi tersebut telah ditangani secara intensif”.

BACA JUGA :  Minibus vs Truk Tronton Di Tol Cipularang Membuat 3 Orang Meninggal Dunia

Pasien tersebut dirujuk dari puskesmas kemudian dikirim ke rumahsakit Sungaidareh. Mahasiswi yang tengah menempuh pendidikan di Bogor mengalami keluhan demam dan sakit tenggorokan.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh petugas RSUD Sungaidareh, lalu mahasiswa tersebut dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. sebagai rumah sakit rujukan penanganan covid – 19. Dengan demikian status orang dalam pemantauan atau ODP di kabupaten Dharmasraya bertambah dari 25 orang menjadi 29 orang. Namu hingga saat ini belum ada yang dinyatakan positif. Karena menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

BACA JUGA :  Klinik Aborsi Telah Menggugurkan 32 Ribu Janin Dengan Tarif 2 Sampai 4 Juta Rupiah

Terima Kasih. PASAREXTRA