Home | Kebakaran Toko Elektronik Dekat Pasar Blauran Menewaskan 5 orang

Kebakaran Toko Elektronik Dekat Pasar Blauran Menewaskan 5 orang

Kebakaran datang lagi. Kali ini ada di Surabaya tepatnya di dekat pasar Blauran jalan Kranggan nomer 21 Surabaya. Yang terbakar adalah toko elektronik. Kebakaran Toko elektronik di dekat pasar Blauran ini telah menewaskan 5 orang dan semua adalah satu keluarga.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.50, dan api sangat cepat membesar. Petugas pemadam kebakaran segera dihubungi dan datang sekitar pukul 08.05. Dua puluh dua mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api agar tidak menjalar ke pasar Blauran yang jaraknya sangat dekat dengan lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran bisa menjinakkan si jago merah 1 jam kemudian.

BACA JUGA :  Pasar Bersih Kalideres Jakarta Barat Mengalami Kebakaran Hebat
Kebakaran Toko Elektronik Dekat Pasar Blauran Menewaskan 5 orang
Toko Elektronik Terbakar

Semua barang elektronik ludes terbakar bersama 2 motor dan para korban. Dugaan sementara api berasal dari konsleting listrik.

menurut warga kejadian berawal dari keluarnya asap dari jendela toko elektronik yang masih tutup. Setelah itu kepulan asap mulai membesar dan api mulai terlihat dan menjalar ke mana – mana. Semua penghuninya terjebak di dalam toko. Ada 5 korban tewas yang diduga satu keluarga ini tidak bisa menyelamatkan diri. Mereka terkurung. Kebakaran Toko elektronik ini menyebabkan kemacetan di semua sisi jalan Kranggan. Banyak orang yang menonton kejadian membuat sulitnya tim pemadam untuk memadamkan api dan mengevakuasi korban.

BACA JUGA :  Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia

Menurut petugas Kepala dinas pemadam kebakaran kota Surabaya Dedi Irianto, setelah api dijinakkan dan padam jasad – jasad korban ditemukan terpisah, ada yang di kamar mandi, dekat panel listrik dan kamar tidur. Korban meninggal itu adalah Budi Susanto 33 th (pemilik toko), Meilana 60 th, Eli 36 th, Alexander 15 th dan Agus Susanto kakak dari Budi Susanto. Mereka di evakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo pada pukul 12 siang.

BACA JUGA :  Dampak Indonesia Jika Lockdown Akibat Virus Corona

Di musim kemarau yang sangat terik ini warga dihimbau untuk berhati – hati. Karena api sangat cepatnya membesar disebabkan oleh kencangnya angin dan panasnya matahari. Selalu memantau semua alat – alat yang rawan akan terbakar dan terjadinya kebakaran. Agar semua aman dan tidak terjadi lagi kebakaran serupa.