Home | Kapasitas Penumpang 50% Harus Dipatuhi Maskapai Penerbangan

Kapasitas Penumpang 50% Harus Dipatuhi Maskapai Penerbangan

Kapasitas Penumpang 50% Harus Dipatuhi Maskapai Penerbangan

pasarextra.com – Pengelola bandara Soekarno Hatta meminta kapasitas penumpang 50% harus dipatuhi maskapai penerbangan saat penerapan PSBB selama masa pandemi covid – 19.

Hal ini dilakukan guna menghindari antrian penumpang. Di masa pembatasan transportasi seperti yang sempat terjadi kamis kemarin.

Antrian penumpang yang tak menjaga jarak sempat terjadi di terminal 2 bandara internasional Soekarno Hatta Tanggerang Banten pada Kamis pagi. Hal ini dipicu oleh kegiatan verifikasi surat tugas dan dokumen penumpang oleh petugas dan keberangkatan belasan penerbangan oleh dua maskapai penerbangan dengan jadwal hampir bersamaan.

Kapasitas Penumpang 50% Harus Dipatuhi Maskapai Penerbangan

Pengelola bandara yang tidak Mengantisipasi kejadian tersebut juga mengatakan adanya indikasi pelanggaran jumlah batas angkut penumpang.

BACA JUGA :  Pasar Ikan Muara Angke Dibanjiri Pembeli Menjelang Pergantian Tahun

Menurut general manager eksecutiv bandara Soekarno Hatta Haris Hariyadi mengatakan ” antrian ini kemungkinan ada pelanggaran dari jumlah penumpang yang diangkut oleh maskapai penerbangan”.

Buntut peristiwa ini pihak pengelola otoritas bandara melakukan evaluasi diantaranya dengan mengatur antrianmpenumpang. Memangkas jumlah pesawat yang berangkat di jam yang sama dan memangkas kapasitas angkut penumpang menjadi 50 %

BACA JUGA :  Polisi Bagi - Bagi Cabai Gratis Di Magetan

Dirut angkasa Pura 2 Muhamad Awaluddin mengatakan ” Evalusi jumlah slot penerbangan yang harus dilakukan yaitu. Satu membatasi jumlah penerbangan. Terus yang ke dua adalah mengevaluasi jumlah tiket yang harus mengikuti peraturan pemerintah nomer 18 tahun 2020 tentang besaran penjualan tiket yang dijual hanyalah 50%”.

Menteri perhubungan melalu surat edarannya mengijinkan kembali operasional sejumlah angkutan di masa pandemi. Meski demikian pelayanan ini khusus yang di tujukan penumpang dengan persyaratan tertentu.

BACA JUGA :  Kronologi Kecelakaan Maut di Tuban Yang Menewaskan 6 Orang

Pembatasan penerbangan dan mengatur kapasitas penumpang 50% harus dipatuhi maskapai penerbangan bukan tanpa alasan. Demi memutus mata rantai virus Corona yang semakin meluas. Membuat pemerinta harus mengeluarkan sejumlah peraturan – peraturan moda transportasi umum. Agar segera mungkin mengakhiri pandemi covid – 19 yang masih merajalela. Terima kasih PASAREXTRA