Home | Gunung Bromo Akhirnya Di Buka Kembali Setelah Tutup 6 Bulan

Gunung Bromo Akhirnya Di Buka Kembali Setelah Tutup 6 Bulan

Satu lagi ini tempat wisata yang dibuka kembali setelah tutup karena pandemi covid – 19 yaitu gunung Bromo. Ya, gunung Bromo Akhirnya dibuka kembali setelah tutup 6 bulan. Pembukaan kawasan wisata daerah Tengger ini di sambut gembira oleh masyarakat. Gunung yang menyajikan kawasan eksotis kawah dan gurun pasir ini terletak di daerah Lumajang. Pembukaan serenta di masing – masing 4 pintu masuk pada Jumat 28 Agustus 2020 kemaren. Yaitu pintu masuk di Malang, Lumajang, Pasuruan dan pintu masuk Probolinggo.

BACA JUGA :  Review Xiaomi Redmi 8 Yang Tahan Air Dan Ramah Di Kantong

Sebelum dibuka secara resmi dilakukan ritual adat Tengger. Ritual pembukaan gunung Bromo di lakukan di Sukapura Kabupaten Probolinggo di pimpin oleh Romo Dukun Panduka Sutomo.

Gunung Bromo Akhirnya Di Buka Kembali Setelah Tutup 6 Bulan
Ritual Pembukaan Wisata gunung bromo

Saat dibuka kawasan Bromo akan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, selain harus memakai masker dan ukur suhu tubuh kunjungan juga dibatasi hanya 739 orang perhari dan hanya diperuntukkan untuk wisatawan dalam negeri. Oleh karena itu pengunjung yang akan berwisata ke Bromo harus melakukan boking online ke situs yang telah disediakan.

tidak hanya itu, pengunjung juga harus menyerahkan surat keterangan sehat dari dokter. Awal dibuka pengunjung tidak terlalu banyak, mungkin wisatawan belum mengetahui telah dibukanya kawasan wisata gunung Bromo.

BACA JUGA :  Angka Kriminalitas Meningkat Tahun 2021 Inilah Aksi Pencurian Yang terekam CCTV

Menurut Kepala Seksi wilayah I yaitu Pak Sarmin mengatakan pembukaan dilakukan dengan tumpengan sesuai adat Tengger, prosesi dilakukan di Cemala Wangsit pintu masuk wisata Bromo pada pukul 13.00. Di Wonokitri Pintu masuk Pasuruan juga dilakukan prosesi pembukaan.

Tidak begitu banyak orang yang mengikuti prosesi pembukaan wisata Bromo. Pembukaan hanya diikuti oleh pengurus kawasan wisata bersama tokoh adat. Tumpeng – tumpeng dengan nasi kuning berikut lauk dan jajanan di sajikan dalam sebuah Tempeh yang besar. Acara ritual dilakukan didalam bangunan pendopo di sekitar kawasan pegunungan.

BACA JUGA :  Kronologi Kecelakaan Maut di Tuban Yang Menewaskan 6 Orang

Telah dibukanya kawasan wisata Tengger bromo ini membuat geliat ekonomi kawasan sekitar kembali hidup. Warga sekitar pun menyambut sangat baik pembukaan gunung Bromo ini. Mereka bisa kembali bekerja dan bisa membuka usahanya kembali setelah tutup berbulan – bulan akibat pandemi virus corona. dapur merekapun bisa mengepul kembali. Pasarextra.com