Home | Aturan New Normal Bisa Menjadi Solusi Ekonomi Saat Pandemi

Aturan New Normal Bisa Menjadi Solusi Ekonomi Saat Pandemi

Aturan New Normal Bisa Menjadi Solusi Ekonomi Saat Pandemi

pasarextra.com – Saat ini Indonesia tengah mempersiapkan sebuah proses saat pandemi yang di beri nama new normal. Apakah new normal itu ?. Dan apakah aturan new normal bisa menjadi solusi ekonomi saat pandemi covid 19 ?. New Normal pun Sudah mulai diterapkan di beberapa negara.

Istilah new normal mulai di sosialisasikan oleh Presiden Jokowi. New normal menurut Jokowi adalah hidup berdamai dengan covid – 19 selama vaksin sebagai obat virus Corona masih di kembangkan. Tentu penerapan new normal ini sesuai protokol kesehatan yang sudah di terapkan sebelumnya. New Normal juga bisa diartikan pelonggaran saat PSBB dengan tetap menerapkan aturan kesehatan.

Saat terjadi pandemi seperti tetap mengenakan masker saat di luar, Selalu cuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak 1 meter saat di keramaian, dan pembatasan penumpang angkutan umum sesuai peraturan, tetap di rumah jika memang tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

Ekonomi Indonesia memang sudah mulai merosot. Dan harus ada tindakan – tindakan agar Indonesia tidak mengalami krisis. Dan New normal ini adalah solusinya. Di mana tatanan baru kehidupan tetap dijalankan sesuai protokol kesehatan saat pandemi.

Di mana aktifitas diluar rumah sudah mulai diperbolehkan sesuai protokol kesehatan. Fasilitas pelayanan publik pun mulai di buka satu persatu. Taman dan tempat wisata juga mulai di buka bergantian. Tetapi penerapan new normal tidak serta Merta diterapkan secara langsung. Tetapi harus dengan waktu yang bertahap dan tidak semua wilayah.

BACA JUGA :  Detik - Detik 4 Tangki Kilang Minyak Pertamina Meledak

Ada wilayah – wilayah yang belum bisa menerapkan new normal ini Atau tatanan kehidupan baru ini. Seperti kawasan zona merah atau kasus positif Corona yang tinggi. Daerah – daerah ini tidak dianjurkan untuk menerapkan new normal.

Seperti apakah new normal ?, Dan Apa yang Bisa kita lakukan saat tatanan kehidupan baru ini mulai berlaku ?

Kehidupan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi resiko wabah ini, itu keniscayaan. Itulah yang oleh banyak orang disebut New Normal atau Tatanan Kehidupan Baru.

Pernyataan Resmi Presiden Joko Widodo saat berpidato di Istana Merdeka – Jakarta. Pada Hari Jumat, 15 Mei 2020

Aturan New Normal Bisa Menjadi Solusi Ekonomi Saat Pandemi

Dikutip dari tempo.co dan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO maka ini lah tahap – tahap penerapan New Normal berdasarkan Kajian awal Kemenko Perekonomian Untuk Pemulihan Ekonomi :

FASE 1 ( 1 Juni 2020 )

  • Industri dan jasa bisnis ke bisnis beroperasi dengan penerapan sosial distancing dan persyaratan kesehatan.
  • Toko, pasar dan mall belum boleh beroperasi kecuali toko penjual masker dan alat kesehatan.
  • Sektor Kesehatan beroperasi penuh dengan memperhatikan kapasitas sistem kesehatan.
  • Berkumpul maksimal 2 orang di suatu ruangan. Olahraga di luar ruangan belum boleh dilakukan.
BACA JUGA :  Suasana Kota Wuhan Saat Menghadapi Malam Tahun Baru

FASE 2 ( 8 Juni 2020 )

  • Toko, pasar dan mall diperbolehkan pembukaan toko – toko tanpa diskriminasi sektor dengan menerapkan protokol ketat.
  • usaha dengan kontak fisik belum boleh beroperasi.
  • Kegiatan berkumpul dan olahraga outdoor belum diperbolehkan.

FASE 3 ( 15 Juni 2020 )

  • Toko, pasar dan mall tetap pada fese 2. Evaluasi pembukaan salon, spa dan lain – lain dengan protokol ketat.
  • Kegiatan Kebudayaan diperbolehkan dengan menjaga jarak.
  • Kegiatan pendidikan di sekolah dilakukan dengan sistem shift sesuai jumlah kelas.
  • Olahraga outdoor diperbolehkan dengan protokol.
  • Evaluasi pembukaan tempat pernikahan, ulang tahun, kegiatan sosial hingga 10 orang.

FASE 4 ( 6 Juli 2020 )

  • Pembukaan kegiatan ekonomi seperti di fase 3 dengan tambahan evaluasi.
  • Pembukaan bertahap restoran, kafe, bar, tempat gym dan lain – lain dengan protokol kebersihan ketat.
  • Kegiatan outdoor lebih dari 10 orang.
  • Plesir ke luar kota dengan pembatasan jumlah penerbangan.
  • Kegiatan ibadah dilakukan dengan jumlah jemaah terbatas.
  • Membatasi kegiatan berskala lebih dari yang disebutkan.

FASE 5 ( 20 & 27 Juli 2020 )

  • Evaluasi untuk fase 4 dan pembukaan tempat – tempat atau kegiatan ekonomi lain dalam skala besar.
  • Akhir Juli atau awal Agustus seluruh kegiatan ekonomi mulai dibuka. Tetap mempertahankan protokol dan standar kebersihan dan kesehatan yang ketat.
  • Evaluasi secara berkala, sampai vaksin bisa ditemukan dan disebarluaskan.
BACA JUGA :  Apartemen Lantai 6 Di Cakung Terbakar. Inilah Video Amatirnya

Itulah fase – fase tatanan kehidupan baru dari Kemenko perekonomian yang merumuskan kajian awal pemulihan ekonomi saat terjadi pandemi sekarang ini.

Tatanan kehidupan baru Pun ada syarat – syarat nya. Seperti yang telah dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia atau WHO dari Dr. Hans Henri P. Kluge Untuk Eropa memberikan panduan untuk negara – negara Eropa yang akan menerapkan New Normal.

Setiap langkah untuk meringankan pembatasan dan transisi harus memastikan :

  • Terbukti Bahwa Transmisi Covid – 19 telah dikendalikan.
  • Kesehatan masyarakat dan kapasitas sistem kesehatan mampu untuk mengidentifikasi, mengisolasi, menguji, Melacak kontak dan mengkarantina.
  • Mengurangi resiko wabah dengan pengaturan ketat terhadap tempat yang memiliki kerentanan tinggi. Terutama di tempat orang lanjut usia, fasilitas kesehatan mental dan pemukiman padat.
  • Pencegahan di tempat kerja di tetapkan seperti jarak fisik, fasilitas mencuci tangan, etiket penerapan pernapasan.
  • Resiko penyebaran imported case dapat di kendalikan.
  • Masyarakat ikut berperan dan terlibat dalam transisi.

Itulah peenyataan dari WHO yang mulai melakukan pelonggaran – pelonggaran dengan syarat – syarat tertentu yang wajib untuk dipatuhi.

Tentu segala peraturan dan kajian harus di patuhi dan dicermati agar situasi wabah pandemi covid – 19 ini segera berakhir. Terima Kasih. PASAREXTRA