Amerika Dan Timur Tengah Menyetujui Berdirinya Negara Palestina Tetapi Netanyahu Menolaknya
|

Amerika Dan Timur Tengah Menyetujui Berdirinya Negara Palestina Tetapi Netanyahu Menolaknya

Yuk, di share :
0
(0)

Amerika Dan Timur Tengah Menyetujui Berdirinya Negara Palestina Tetapi Netanyahu Menolaknya. Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu menolak usulan Amerika Serikat soal kemerdekaan bagi Palestina. Namun Amerika tidak yakin netanyahu benar-benar menolak usulan tersebut. Sementara Arab Saudi setuju membantu Amerika membangun kembali Gaza usai agresi Israel berakhir, tetapi dengan satu syarat yakni Palestina harus merdeka.

Di tengah masih terjadinya serangan terhadap warga Gaza oleh pasukan Israel. Amerika Serikat mewacanakan solusi bagi dua negara untuk mewujudkan perdamaian di wilayah Gaza setelah agresi Israel usai. Namun dalam sebuah konferensi pers pada Kamis, Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu mengatakan, Ia tak setuju usulan Amerika Serikat soal pembentukan negara Palestina dan kemerdekaan Palestina.

Netanyahu menganggap pembentukan negara Palestina tidak menjamin keamanan Israel. Saat ini Amerika dan Netanyahu tampak berbeda pendapat soal pembentukan negara Palestina. Walaupun Amerika berpendapat solusi dua negara merupakan satu-satunya cara untuk menciptakan perdamaian di wilayah Palestina yang sebagian besar kini diduduki Israel.

Di sisi lain para pejabat Amerika tidak percaya Netanyahu benar-benar menolak berdirinya negara Palestina yang merdeka. Dikutip dari cnnindonesia.com menurut seorang pejabat senior pemerintahan Amerika, jika Netanyahu tidak setuju kemerdekaan Palestina, maka tidak akan ada bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza dan Hamas tidak akan membebaskan para Sandra. Lebih lanjut Amerika tidak akan menerima keputusan Netanyahu jika dia menolak berdirinya negara Palestina. Amerika juga menyebut tak akan membiarkan Netanyahu menjalankan wacananya, meski Amerika selama ini dikenal sebagai sekutu Israel yang mendukung agresi negara Zionis ini di Gaza, Amerika menegaskan pembentukan negara Palestina harus menjadi bagian dari rencana setelah genosida berakhir di Jalur Gaza.

BACA JUGA  Do Kwon Bandar Crypto Bangkrut Dan Ditangkap Di Montenegro

Sementara itu Perdana Menteri sekaligus putra mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman atau MBS memberikan tawaran kepada Amerika, untuk membantu membangun kembali Gaza setelah agresi. Namun Arab Saudi memberikan syarat yang harus dipenuhi yakni Palestina harus Merdeka. Sebelumnya, saat perjalanan ke Timur Tengah pada Pekan lalu, menteri luar negeri Amerika Anthony Blinken membujuk Arab dan sejumlah negara di wilayah Teluk, untuk membangun kembali Gaza. MBS dan empat pemimpin Arab lainnya pun setuju dengan usul blinken jika Palestina Merdeka. Selain itu para pemimpin Arab tersebut juga sepakat adanya reformasi pemerintahan Palestina guna mengamankan Gaza.

0 / 5. 0

Similar Posts